Waterproofing

Jasa Waterproofing adalah salah satu dari beberapa layanan kami. Jasa Waterproofing meliputi hal pengadaan bahan-bahan, pemasangan,  alat-alat, dan tenaga ahli. Dengan pengalaman dan kualitas pengerjaan kami, maka Anda dapat mempercayakan pekerjaan waterproofing Anda kepada kami.

Waterproofing yaitu sebuah proses pembuatan suatu objek atau struktur tahan air atau anti air. Sehingga dapat meminimalisir penyerapan air dalam kondisi tertentu. Waterproofing tersebut dapat digunakan pada atap gedung, di lingkungan basah atau di bawah air untuk kedalaman tertentu.

Salah satu masalah yang biasanya umum ditemukan terjadi pada struktur bangunan di iklim tropis adalah bocor dan rembes. Fenomena ini biasanya akan terlihat saat turun hujan. Pada saat terjadi hujan, keretakan setipis rambut saja sudah cukup membuat struktur dinding atau atap beton dirembesi air. Oleh karena itu, masalah tersebut harus diatasi karena dapat mengganggu kenyamanan. Solusi dari masalah tersebut yaitu, kita butuh sesuatu sebagai pelapis antibocor yang disebut waterproofing. Waterproofing pada bangunan biasanya digunakan untuk beberapa keperluan, diantaranya:
  • Basemen
  • Atap
  • Tangki air
  • Kolam renang
  • Dinding
  • Kamar mandi dan dapur
  • Balkon, dak
  • Teras
Waterproofing memiliki beberapa jenis metode waterproofing yang digunakan dalam industri konstruksi. Beberapa metode waterproofing yang umum digunakan dalam konstruksi diantaranya sebagai berikut:

1. Cementitious Waterproofing

Cementitious Waterproofing atau Waterproofing Semen adalah metode termudah waterproofing dalam konstruksi. Bahan-bahan untuk waterproofing semen banyak tersedia di pasaran dan mudah ditemukan dari pemasok produk bahan bangunan, serta mudah dalam penerapannya.

Metode ini sering digunakan dalam area basah internal seperti toilet. Metode ini biasanya jenis waterproofing kaku atau semi-fleksibel, namun karena digunakan di daerah-daerah internal seperti toilet, tidak terkena sinar matahari, angin, dan hujan. Jadi waterproofing semen sangat awet tidak mengalami perubahan dalam waktu yang lama. Aplikasi dengan waterproofing semen. Beberapa jenis struktur yang dapat diterapkan dengan waterproofing semen, yaitu:
  • Water Treatment Plants (Sistem Pengolahan Air)
  • Sewage Treatment Plants (Sistem Pengolahan Air Kotor)
  • Jembatan
  • Bendungan
  • Sistem Kereta Bawah Tanah
  • Kabin Kapal
  • Terowongan

2. Liquid Waterproofing Membran

Liquid Waterproofing Membrane (Membrane Cair) adalah lapisan tipis yang biasanya terdiri dari primer coat dan dua lapisan top coat yang diterapkan dengan cara di semprot, roll, atau raskam. Hasil dari metode ini lebih fleksibel daripada jenis waterproofing semen. Cairan membrane membentuk lapisan karet elastis yang menempel di dinding. Daya tahan lapisan waterproofing jenis ini tergantung pada kualitas produk yang digunakan.

3. Bituminous Membrane

Bituminous Coating Waterproofing (Aspal cair) Adalah jenis coating yang digunakan untuk waterproofing dengan lapisan pelindung yang tingkat fleksibelnya tergantung dari campuran formulasi. Fleksibilitas dan perlindungan terhadap air dapat dipengaruhi oleh polimer serta penguatan serat.

Waterpfooring bitumen jenis ini juga disebut coating aspal. Aplikasi yang paling umum dari bitumen ini termasuk daerah yang lembab. Bitumen adalah waterproofing yang sangat baik, terutama pada permukaan seperti pondasi beton. Bitumen terbuat dari bahan berbasis aspal dan tidak cocok untuk luar ruangan karena tidak tahan terhadap sinar matahari kecuali dimodifikasi dengan bahan yang lebih fleksibel seperti polyurethane atau akrilik berbasis polimer. Fleksibilitas dari produk jadi selalu tergantung pada kepadatan campuran polimer dan aspal.

4. Polyurethane Liquid Membrane

Polyurethane Liquid Membrane atau Waterproofing membran bitumen (aspal) atau biasanya disebut membran bakar adalah metode yang populer digunakan untuk atap dak karena kinerjanya terbukti. Waterproofing membrane ini diaplikasikan dengan sistem bakar, lembaran aspal di bakar dan di tempelkan di media atau dak. Waterproofing jenis ini memiliki ketahanan tinggi terhadap sinar UV dan sangat elastis.

Metode waterproofing dengan membran polyurethan cair digunakan untuk daerah atap beton yang mengalami pelapukan. Polyurethan Membran Cair memiliki fleksibilitas yang lebih tinggi. Namun polyurethane sangat sensitif terhadap permukaan beton yang lembab, oleh karena itu sebelum aplikasi, kita harus sangat berhati-hati mengevaluasi kadar air dari beton, jika tidak akan mengelupas dalam beberapa waktu.